Minggu, 22 September 2019
Wisata

Bledug Kuwu, Lumpur Menyembur dari Grobogan

398views

Kabupaten Grobogan memiliki banyak obyek wisata yang menampilkan keindahan alam yang mempesona. Para wisatawan dari dalam negari maupun maca Negara, lebih mencari obyek wisata, yang memiliki daya tariknya adalah keindahan alam dan tata lingkungannya. Obyek wisata alam yang terdapat di Kabupaten Grobogan sendiri antara lain adalah obyek wisata Bledug Kuwu, serta obyek wisata Api Abadi Mrapen. Obyek-obyek wisata ini mempunyai kemungkinan untuk dikembangkan karena fenomena alam yang ada tidak terdapat disemua tempat, sehingga obyek wisata ini memberikan suatu atraksi wisata yang unik

Bledug Kuwu adalah kawah lumpur yang terletak di Desa Kuwu, Kecamatan Kradenan, Kabupaten Grobogan, Provinsi Jawa Tengah. Tempat ini berjarak sekitar 28 km ke arah timur kota Purwodadi. Kuwu Bledug adalah salah satu tempat wisata andalan di daerah ini selain sumber api abadi Mrapen, dan Waduk Kedungombo. Pada dasarnya nama Bledug adalah asal kata dari “membludag”. Maka nama kawasan wisata ini bisa diartikan sebagai tempat kawah berhembus. Hal yang menarik wisatawan untuk datang untuk menyaksikan bledug ini adalah semburan lumpur yang mengandung garam dan berlangsung secara teratur, sekitar setiap 2 atau 3 menit. Dikatakan bahwa Kuwu Bleduk sendiri sebenarnya sudah ada sejak sekitar tahun 700-an, pada masa Kerajaan Mataram Kuno.

Harga tiket masuk kawasan ini pun sangat terjangkau. Untuk tiket masuk, para pengunjung hanya dikenakan terif seharga 3000 rupiah. Untuk parki kendaraan, apabila pengunjung tersebut membawa motor, maka hanya dikenakan biaya sebesar  2000 rupiah, sedangkan bila merreka membawa mobil pun hanya dukenakan tariff 4000 rupiah. Kawasan wisata ini, bila diperhatikan bisa dikatakan mirip fenomena lumpur lapindo yang sangat terkenal di Sidoarjo, yang telah merusak rumah-rumah penduduk. Akan tetapi, hal ini bukan berarti para wisatawan dapat bermain lumpur di kawwasan wisata ini. Lumpur dari kawah ini airnya mengandung garam, untuk itu, tempat ini juga terkenal penghasil garam, karena masyarakat sekitar memanfaatkannya dengan membuatnya menjadi garambleng. Garambleng adalah garan digunakan untuk mengawetkan dan member rasa asin, pada pemuatan kerupuk, khususnya kerupuk karak. .Untuk memasuki ke objek wisata Bleduk Kuwu ini, biayanya bisa dibilang sangat murah. Sayangnya, kawasan wisata ini memiliki fasilitas yang sangat minim.

Menurut legenda dari masyarakat sekitar, lubang tersebut adalah sarana jalan bagi seorang Jawara, yang bernama Joko Linglung.Joko merupakan salah satu orang orang sakti pada waktu itu. Lubang tersebut digunakan Joko Linglung untuk bepergian ke Laut Selatan. Lubang itu pun ada karena Joko Linglung yang bisa menjelma menjadi naga menembus bumi untuk bepergian menyeberangi Pulau Jawa ini.