Senin, 25 Maret 2019
Kesehatan

Tidak Perlu Panik Jika Buah Hati Demam

50views

Seluruh bayi pasti pernah mengalami demam. Kondisi ini memang umum terjadi pada seluruh orang, termasuk si Kecil. Dalam ilmu medis, seorang bayi dikatakan demam jika suhu tubuhnya mencapai 38 derajat Celcius atau lebih.

Saat mendapati tubuh si kecil terasa panas, anda tentunya khawatir dan panik, Anda tak perlu tergesa-gesa ke dokter saat menghadapi situasi semacam ini. Ada kalanya demam pada bayi dikenal sebagai suatu kondisi yang normal terjadi dan bisa ditangani di rumah.

Tidak Perlu Panik Jika Buah Hati Demam

Demam sendiri sebetulnya sebuah gejala. Kondisi ini biasanya menjadi tandanya bahwa tubuh si Kecil sedang melawan penyakit. Misalnya demam lantaran efek imunisasi. Demam bisa dianggap menjadi bukti sistem kekebalan tubuhnya bekerja dengan baik. Dengan kata lain, kinerja tubuh bayi Kamu berjalan normal.

Demam juga bisa menyerang bayi jika ia terlalu lama beraktivitas di luar ruangan saat cuaca panas. Jika tubuh bayi Kamu terasa panas, baju yang terlalu dipakaikan atau bisa juga terjadi Maka Kamu tak perlu khawatir secara berlebihan, Meski begitu perhatian tetap diperlukan. Anda wajib waspada saat bayi mengalami demam yang disertai dengan tanda-tanda seperti berikut ini:

  • Tidak nafsu makan.
  • Terlihat lesu dan tak bersemangat saat diajak bermain.
  • Tidak responsif.
  • Memiliki ruam.
  • Uring-uringan saat tidur.
  • Pernapasannya terganggu.
  • Terlihat tanda-tanda dehidrasi, seperti mulut kering, tidak ada air mata saat terisak, atau popok tak sebasah biasanya.
  • kejang.

Kalau buah hati anda berusia di bawah 3 bulan saat demam, anda juga wajib segera membawa si Kecil ke dokter Sebab demam pada usia itu berpotensi menandakan bahwa bayi Kamu mengalami kondisi yang serius, si kecil wajib segera  ditangani dokter

Demam pada usia tersebut butuh perhatian khusus secara medis karena bayi usia 3 bulan ke bawah tidak mempunyai lapisan pelindung sel antara aliran darah dan sistem syaraf pusat yang cukup tebal. Ini memungkinkan mikroorganisme menyebar dan merusak jaringan saraf dengan tidak lambat.

Bayi usia muda juga tidak menunjukkan tanda-tanda khusus jika mengalami infeksi yang parah Jadi dibutuhkan tes darah atau tes urine untuk mengetahui apakah ada infeksi serius, seperti meningitis atau pneumonia.

Untuk bayi di atas tiga bulan, bawa si Kecil ke dokter kalau demam tidak kunjung turun atau makin parah dalam waktu 24 jam dan kalau si Kecil tak mengonsumsi cukup cairan.
Ukur Suhu Tubuh Bayi Anda, untuk mengetahui apakah bayi Anda mengalami demam atau tak, coba ukur suhu tubuhnya menggunakan termometer. Disarankan untuk mengukur suhu tubuhnya melalui anus sebab bagian itu dinilai lebih akurat dibandingkan mulut, ketiak, atau telinga. Lagi pula, termometer anus juga lebih mudah diaplikasikan pada si Tidak besar.

Sebelum mengukur suhu tubuhnya pada anus, Anda mesti berjanji termometer dalam keadaan higienis. Sebelum dipakai, sabun dan bilas digunakan oleh cuci bersih dengan air.

Posisikan bayi Anda tengkurap dalam dekapan ibu, lalu masukkan termometer yang sudah diolesi petroleum jelly secara lambat laut ke anus dengan kedalaman sekitar 2.5 cm.

Tahan termometer selama dua menit sampai terdengar suara notifikasi dari termometer. Sesudah tersebut Kamu bisa menariknya secara perlahan dan membaca hasilnya.

Sebagai informasi, suhu tubuh bayi normal berada di kisaran 36-37 derajat Celcius.
Penanganan Demam pada Bayi

Untuk menangani demam pada bayi usia 3 bulan ke atas, Anda bisa melakukan penanganan awal secara simpel di rumah seperti:

Air hangat digunakan mandikan bayi Kamu. Pastikan air itu tidak terlalu panas untuk kulit bayi. Mandi air hangat juga memungkinkan si Kecil untuk menghirup udara hangat sehingga melancarkan pernapasannya. Selain itu tubuh si Tidak besar juga akan terasa lebih rileks.
Setelah itu kenakan pakaian yang nyaman untuk bayi yang sedang demam seperti baju dengan materi yang tipis. Hindari pakaian tebal dan bertumpuk.
Beri si Tidak besar asupan cairan yang cukup seperti ASI, susu formula, atau air putih, guna menghindari bayi dari dehidrasi.
Sebelum memberikannya kepada si Kecil, anda mesti konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter

Sebaiknya langsung bawa si Kecil ke jika demam menyerang bayi berusia 3 bulan ke bawah