Senin, 25 Maret 2019
Ekonomi

IHSG Sesi Siang, Rupiah Melemah

142views

JAKARTA – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (USD) pada perdagangan siang hari ini masih susah bangkit ke zona hijau untuk melanjutkan kejatuhan dari sesi pembukaan. Pelemahan rupiah mengiringi Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) yang berbalik memerah.

Rupiah pada perdagangan sesi I berada di tingkat Rp13 ditunjukkan data Yahoo Finance. Rupiah awal pekan bergerak di kisaran tingkat Rp13.304-Rp13.328/USD.

Posisi rupiah berdasarkan data Bloomberg, siang ini tertahan pada posisi Rp13.317/USD atau lebih tidak tinggi dari posisi sebelumnya di level Rp13.306/USD. Siang ini tercatat rupiah bergerak pada kisaran harian Rp13.313-Rp13.333/USD.

Posisi rupiah berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor) BI, siang ini bertenggar pada level Rp13.327/USD. Posisi ini memperlihatkan rupiah jatuh dibanding posisi perdagangan sebelumnya Rp13.303/USD.

Saat sesi pagi sempat menguat tipis 0, 728 IHSG kemarin ditutup naik ke level6.660,62dengan tambahan45,29poin yang setara dengan 0,68%.

IHSG Sesi Siang, Rupiah Melemah

Ketika sektor pertambangan masih meningkat paling gede mencapai 2, sektor saham dalam negeri siang ini bergerak variatif Sementara pelemahan terdalam menimpa infrastruktur sebesar 1,11%.

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia tercatat sebesar Rp5,03 miliar dengan tujuh koma dua delapan juta saham diperdagangkan siang ini dan transaksi bersih asing mencapai minus Rp365,18 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp1,76 triliun serta aksi beli asing mencapai Rp1,40 triliun. Tercatat 227 saham naik, 129 saham turun dan 122 saham stagnan.

Sejumlah saham yang menguat di antaranya PT Paninvest Tbk. (PNIN), PT Barito Pacific Tbk. (BRPT), dan PT Prodia Widyahusada Tbk. (PRDA). Selanjutnya beberapa saham yang tercatat melemah yaitu PT Gudang Garam Tbk. (GGRM), PT Asuransi Bina Uang Arta Tbk. (ABDA) serta PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. (BBNI).