Selasa, 20 November 2018
Teknologi

Hino Mendukung Pengembangan Teknologi Hemat Dan Pemanfaatkan Energi Terbarukan

137views

BANDUNG – Indonesia dan negara-negara lainnya di dunia bakal menghadapi krisis energy serius yang disebabkan oleh ketidakseimbangan antara ketersediaan dan kebutuhan energi, terutama energi tak terbarukan seperti minyak bumi dan batu bara.

Permintaan energi dunia terus naik sementara ketersediaan pasokan energi semakin menipis. Konsumsi bahan bakar global pada tahun 2016 mencapai 95 juta barel/ hari dan Indonesia sendiri menkonsumsi 1,6 juta barel/ hari. Tren konsumsi materi bakar terus naik sebesar 1.1 juta barel/ hari setiap tahunnya. Dengan demikian, diperkirakan cadangan minyak bakal habis dalam kurun waktu 5 atau enam tahun ke depan.

Teknologi hemat energi dan pemanfaatkan energi terbarukan atau energi lain untuk mengatasi masalah krusial penduduk dunia diembangkan rakata adalah unit kegiatan mahasiswa ITB yang terdiri dari mahasiswa beragam program studi dengan tujuan untuk menyatukan semangat dalam. Konkritnya Rakata melakukan upaya untuk memperkenalkan riset yang dilakukan berdasarkan bidang keilmuan yang diperoleh pada bangku kuliah, mengundang bekerjasama dengan pelaku industri serta tampil dalam ajang kompetisi mobil konsep dan ekonomis energi, baik di dalam negeri maupun di manca negara.

Tujuan Rakata sejalan dengan misi CSR Hino Indonesia yakni “Menjadikan dunia sebagai tempat yang lebih baik dengan membantu kelancaran transportasi yang aman, ekonomis dan bertanggungjawab menjaga kelestarian lingkungan dengan memperhatikan pengembangan yang berkesinambungan”.

Kendaraan konsep yang dirancang oleh Team Rakata ITB menggunakan Ethanol sebagai bahan bakar untuk mempromosikan pemanfaatan energi terbarukan yang ramah lingkungan. Dengan berat kendaraan kurang dari 52 kg, kendaraan konsep mempunyai kapasitas tangki materi bakar 100 ml dilengkapi mesin SOHC empat langkah dengan kapasitas mesin enam puluh delapan cc dan Jaw Clutch. Tubuh kendaraan dibuat dari kevlar dan berbentuk seperti tetesan air untuk mengurangi gaya gesekan yang disebabkan oleh interaksi dengan udara. Konsumsi bahan bakar yang paling hemat didapatkan oleh target desain dari mobil konsep dikenal sebagai untuk.

Rakata telah berpartisipasi dalam aneka kompetisi. Pada 2017, Tim Rakata sukses meraih Juara 2 untuk Kategori Prototipe Berbahan Bakar Ethanol di SEMA (Shell Eco – Marathon) 2017 dengan total konsumsi bahan bakar enam ratus tujuh puluh tiga km/liter dan Juara 2 di Kategori Prototipe di antara seluruh peserta dari Indonesia. Rekor tertinggi untuk konsumsi bahan bakar dicapai pada kompetisi Kontes Mobil Hemat Energi ( KMHE ) tahun 2017, di mana Team Rakata berada di posisi kedua dengan konsumsi bahan bakar yang menakjubkan, yaitu 840 km/liter.

Hino Mendukung Pengembangan Teknologi Hemat Dan Pemanfaatkan Energi Terbarukan

Kazushi Ehara selaku Presiden Direktur PT. Hino Motors Manufacturing Indonesia dalam kata sambutannya menyatakan bahwa kegiatan Corporate Social Responsibility (CSR) Hino Indonesia merupakan suatu kegiatan yang berkesinambungan meliputi aspek : kesehatan, pendidikan, lingkungan hidup, keanekaragaman biologi, pelestarian budaya serta pemberdayaan masyarakat.

Terkait dengan kegiatan CSR Hino Indonesia di kampus ITB, khususnya kepada team Rakata, lebih lanjut beliau menyampaikan bahwa kegiatan kemahasiswaan berbasis teknologi kendaraan bermotor tersebut sangat perlu didukung oleh pelaku-pelaku industri guna turut serta memperkaya kemampuan dari para calon engineer-engineer muda. engineer-engineer muda dari ITB, diharapkan nantinya mampu bekerja dan membangun industri kendaraan bermotor nasional dan ikut aktif dalam membangun negara Republik Indonesia.

Pada waktu yang besamaan, dalam seminar “Teknologi Transportasi Ramah Lingkungan” yang digelar oleh team Rakata – ITB pada hari Sabtu, 10 Februari 2018, disampaikan oleh Kristijanto selaku koordinator CSR Hino Indonesia bahwa kendaraan bermotor Hino Truk dan Bis didesain ramah lingkungan, baik yang memakai teknologi mesin diesel maupun CNG. Pabrik PT. Hino Motors Manufacturing Indonesia yang berlokasi di Area Industri Kota Bukit Indah – Kabupaten Purwakarta, juga dikelola dengan sistem manajemen lingkungan yang sangat ketat ditetapkan. Tersebut terbukti dengan diperolehnya penghargaan PROPER HIJAU selama tiga tahun berturut – turut semenjak tahun 2015.