Senin, 14 Oktober 2019
Kesehatan

Beragam Cara Kamu Bisa Tertular Tuberkulosis (TBC)

103views

Pada tahun 2014, Indonesia menempati urutan keempat terbanyak penderita tuberkulosis (TB/TBC) di seluruh dunia setelah China, India, dan Afrika Selatan.  Kurangnya kesadaran warga bakal penerapan hidup bersih dan minimnya informasi yang diketahui mengenai penyakit ini menjadi salah satu faktor yang banyak menyebabkan penderita TB terus bertambah.

Mengenal lebih tidak jauh sifat bakteri penyebab tuberkulosis

Sebelum mengetahui bagaimana TB ditularkan, penting untuk mengetahui bagaimana kuman penyebab TB bisa hidup dan berkembang biak dalam tubuh. Tuberkulosis merupakan infeksi sangat menular yang diakibatkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Bakteri TB memiliki karakteristik layaknya jenis bakteri pada umumnya, yaitu:

  • Tahan terhadap suhu tidak tinggi sehingga bisa bertahan hidup dalam jangka waktu lama pada suhu antara 4 derajat celcius hingga minus 70 derajat celcius.
  • Kuman yang terpapar sinar ultraviolet secara langsung akan mati dalam beberapa menit.
  • Kalau berada di dalam dahak yang berada pada suhu di antara 30-37 derajat celcius, bakteri bakal mati kalau dalam jangka waktu 1 minggu
  • Kuman bisa tidur dan tidak berkembang di dalam tubuh dalam waktu yang lama.

Waspadai banyak cara penularan TBC

Mycobacterium tuberculosis menyebar dari satu orang ke orang lainnya ketika penderita TB mengeluarkan dahak atau cairan liur dari mulutnya yang berisi kuman ini ke udara — contohnya saat batuk, bersin, berbicara, bernyanyi, atau bahkan tertawa.

Kuman yang keluar dari batuknya penderita TB bisa bertahan di udara lembab yang tak terpapar sinar matahari selama berjam-jam. Akibatnya, setiap orang yang berdekatan dan memiliki kontak dengan penderita TB secara langsung berpotensi menghirupnya sehingga akhirnya tertular.

Beragam Cara Kamu Bisa Tertular Tuberkulosis (TBC)

Penularan TB juga bisa melewati penggunaan barang secara berbarengan terutama barang-barang yang mempunyai kontak langsung dengan cairan pada penderita TB. Contohnya, menggunakan handuk yang sama, menggunakan sendok yang sama, minum dari gelas yang sama, dan berbagi gigitan dari makanan yang sama.
Berbagai faktor yang meningkatkan risiko seseorang tertular TBC

Selain mengetahui jalur-jalur penularan TBC, Kamu juga harus memahami dan mewaspadai faktor-faktor risikonya.

Diturunkan dari Central for Disease Control and Prevention, berikut ini ada 4 faktor yang menentukan kemungkinan penularan TB, yakni:

  • Sistem imun orang yang memiliki kontak langsung dengan penderita TB. Risiko Anda ikut tertular TB bakal semakin tinggi kalau Kamu tinggal dan merawat pasien TB dalam satu atap dan sistem imun Anda sedang lemah Semakin lemah sistem imun tubuh, maka akan semakin tidak susah terinfeksi.
  • Seberapa tidak sedikit bakteri yang ditularkan. Orang yang sering terpapar oleh penderita TB maka bakal lebih besar risiko infeksinya ketimbang dengan orang yang lebih sedikit terpapar kuman.
  • Faktor lingkungan. Misalnya, lingkungan yang lembap, sempit, dan tak terpapar sinar mentari biasanya akan meningkatkan kemungkinan penularan yang mengakibatkan infeksi. Selain tersebut, tempat dengan ventilasi udara yang buruk atau bahkan tak terdapat ventilasi akan meningkatkan risiko penularan. Dikarenakan kuman yang dikeluarkan oleh penderita saat batuk atau bersin berkumpul di dalam ruangan tersebut, hal ini
  • Keterpaparan. Keterpaparan seseorang terhadap penularan bakteri ditentukan oleh beberapa faktor yakni kedekatan atau jarak antara penderita dengan orang yang bugar, frekuensi atau seberapa sering Anda terpapar, dan durasi atau seberapa lama gambaran yang terjadi di antara orang yang sehat dengan penderita.

Tetapi, tak semua orang yang menghirup kuman TB langsung memiliki penyakit ini. Sebelum berkembang, kuman bisa ditangkal dengan baik sehingga akan mati