Senin, 25 Maret 2019
Budaya

Mengenal Batombe Budaya Warisan Sumatera Barat

Mengenal Batombe Budaya Warisan Sumatera Barat
77views

Bila Anda berkunjung ke Nagari Abai, Kecamatan Sangir Batang Hari, Kabupaten Solok Selatan Sumatera Barat, terdapat kesenian Batombe yang menjadi kesenian daerah setempat. Kesenian yang 1  ini memang unik karena secara tidak sengaja tercipta mengingat kesenian ini pertamakali dimainkan untuk menghibur dan memberi semangat pada warga yang sedang bergotong royong membuat Kediaman Gadang.

Menurut sejarahnya Batombe merupakan kesenian tradisional yang bersifat turun-temurun yang dimiliki masyarakat Nagari Abai dari sebelum memiliki raja hingga sudah memiliki raja yang mana sudah dimulai sejak tahun 1933 sesudah terbentuknya hukum adat. Yang mana pada saat itu Nagari Abai belum memiliki Mesjid, maka diadakanlah pertemuan seluruh Niniek Mamak, Alim-ulama dan tokoh masyarakat di Nagari Abai untuk memusyawarahkan tentang pendirian Mesjid. Setelah disepakati maka dicarilah kayu-kayu besar sebagai material pembuatan Mesjid. Tetapi anehnya kayu-kayu tersebut tidak bisa diangkat. Maka dengan dilantunkannya ayat-ayat suci Al-quran dan seraya berdoa minta pertolongan dan bantuan roh-roh halus seraya bedendang membalas pantun antara laki-laki dan perempuan hingga terangkatlah kayu-kayu besar dan berat tadi dan berdirilah Mesjid Pertama di Nagari Abai tersebut yang kemudian tradisi ini berkembang dalam kehidupan masyarakat.

Mengenal Batombe Budaya Warisan Sumatera Barat

Kesenian Batombe diiringi dengan irama musik yang ceria. Alat musik yang digunakan biasanya terdiri dari gendang dan talempong. Keduanya dimainkan dengan tidak lambat mengikuti irama tarian dan nyanyian yang dibawakan para pemain batombe. Keceriaan tarian semakin memacu adrenalin dan semangat sehingga pada bagian akhir, yang menonton biasanya bergabung dan ikut menari bersama-sama.