Rabu, 19 Juni 2019
Ekonomi

Hyundai dan Kia khawatir efek “Perang Dagang” Trump

84views

Pabrikan Mobil dari Korea Selatan, Hyundai dan Kia dilaporkan terkena dampak pajak impor baja 25 persen dan aluminium 10 persen oleh Pemerintah Amerika Serikat. Pengenaan tarif impor AS baru untuk dua bahan baku mengakibatkan peningkatan biaya produksi mobil.

Seorang pejabat pemerintah Korea Selatan mengatakan kebijakan pemerintah AS menciptakan kondisi “tidak beruntung” untuk Hyundai dan Kia, yang memiliki fasilitas produksi di AS.

“Tarif yang lebih tinggi akan meningkatkan biaya produksi Hyundai dan Kia, menempatkan mereka pada posisi yang kurang menguntungkan dibandingkan dengan pesaing mereka di Amerika Serikat,” kata pejabat Kementerian Perdagangan Korea Selatan kepada Reuters, Jumat (9/3).

Kenaikan tarif untuk impor baja dan aluminium ke AS langsung mempengaruhi kedua perusahaan, karena dua bahan baku adalah bahan utama dalam pembuatan mobil. Sampai sekarang tidak ada komentar dari pihak Hyundai dan Kia yang berkomentar terkait’tekanan’ ini.

Satu sisi, Amerika Serikat adalah salah satu pasar penting untuk Hyundai dan Kia. Sejumlah pihak memprediksi ancaman ini setidaknya akan membuat perusahaan otomotif menaikkan harga jual kendaraan untuk pelanggannya di AS.

Untuk dicatat, ini bukan pertama kalinya dua perusahaan dari negara ini ‘terguncang’ pengaruh kebijakan Presiden Trump. Awal tahun lalu, Hyundai dan Kia setuju untuk berinvestasi di Amerika Serikat setelah Presiden AS Trump mengancam akan menaikkan pajak 35 persen atas kendaraan impor.

Selanjutnya, dana tersebut digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi pabrik Hyundai di Montgomery, Alabama. Sementara Kia memperluas pabrik di West Point yang menghasilkan Optima dan Sorento.