Senin, 14 Oktober 2019
EkonomiNasionalPilpres 2019

BUMN Harusnya Jadi Benteng Perekonomian Rakyat, Bukannya Menjadi Beban

BUMN Harusnya Jadi Benteng Perekonomian Rakyat, Bukannya Menjadi Beban
132views

Jakarta – Calon wakil presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno menjelaskan, bahwa Badan Usaha Milik Negara (BUMN) harus dikelola dengan sangat baik karena menjadi benteng bagi perekonomian negara bukannya menjadi beban. Dan menurutnya pula, BUMN bukan milik para penguasa dan tidak boleh di usik dengan kepentingan politik.

“Kita harus pastikan BUMN itu adalah benteng ekonomi nasional kita. BUMN ini adalah alat, tentunya tadi benar ini milik negara, bukan pemerintah atau kekuasaan,” kata calon wakil presiden no urut 02 itu.

Ia juga menilai bahwa hal tersebut di pisahkan bedasarkan ‘best practice’ dan ‘governance’ dan juga harus benar-benar di kelola dengan cara terbaik dan juga dengan profesionalisme.

“Ini harus dipisahkan secara best practice, governance, harus betul-betul dikelola dengan terbaik dan dengan profesionalisme,” ujarnya.

Mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu menjelaskan, BUMN seharusnya menjadi alat kesejahteraan masyarakat dan bukannya untuk menjadi beban masyarakat. Menurutnya juga, BUMN pada saat ini tidak terlepas dari kepentingan politik selama ini mengintervensi.

“Jangan ada alasan-alasan BUMN dikelola dan diintervensi kepentingan politik, saya yakin BUMN bisa menjadi alat negara untuk memastikan kesejahteraan rakyat jika tidak diintervensi kepentingan politik bisa membangun infrastruktur yang terprogram, menjaga best practice dan corporate governance baik,” jelas mantan wakil gubernur DKI Jakarta itu.

BUMN Harusnya Jadi Benteng Perekonomian Rakyat, Bukannya Menjadi Beban
BUMN Harusnya Jadi Benteng Perekonomian Rakyat, Bukannya Menjadi Beban

Pendapat yang sama juga dari Mantan Sekretaris Kementrian BUMN Muhammad Said Didu, yang menjelaskan bahwa BUMN milik negara dan bukannya milik penguasa.

“Posisi BUMN badan usaha milik negara, bukan milik penguasa. Jadi, itu harus diclear-kan. Jadi jangan ada penguasa yang menggunakan BUMN karena bukan milik dia, tapi milik negara ini penghayatan yang prinsipil,” ujarnya.

Sementara itu, Sudirman Said Mantan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) prihatin mengenai kondisi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang sebagian saat ini sedang terlilit utang.

“Sekarang ini utang sudah 67% dari aset. Sebetulnya kalau BUMN diurus dengan baik, sumber talenta terbaik ya dari BUMN,” ungkap Sudirman.