Senin, 14 Oktober 2019
NasionalPilpres 2019Politik

Mengenai Penjabaran Visi Misi Prabowo-Sandi Lebih Baik Dari BPN

Mengenai Penjabaran Visi Misi Prabowo-Sandi Lebih Baik Dari BPN
75views

Jakarta – Mengenai acara Penjabaran visi-misi Prabowo-Sandi, Dahnil Anwar Simanjuntak, yang juga sebagai Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi mengatakan bahwa pihaknya akan menggelar forum diskusi secara langsung.

Pasangan Capres dan cawapres Nomor Urut 02 Prabowo-Sandi menginginkan agar visi-misinya dijabarkan sendiri oleh mereka. Karena merekalah yang akan memimpin dan bukan timsesnya. Maklumat tersebut dikatakan langsung oleh Dahnil Anwar.

Pada Senin (07/01/19), Saat berada di acara diskusi yang bertempat di Media Center Prabowo-Sandiaga, Jalan Sriwijaya, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Dahnil mengatakan “Awalnya kami tidak masalah (visi-misi disampaikan oleh timses). Tapi Pak Prabowo dan Bang Sandi minta mereka yang sampaikan. Mereka nantang karena mereka lebih pintar dan punya kapasitas dari tim sukses. Karena mereka yang akan memimpin bangsa,”

Bagi Dahnil, penjabaran visi-misi oleh Capres dapat meninggikan derajat demokrasi di Indonesia. Tak hanya itu, penjabaran visi-misi dapat mencegah persepsi tentang pemilu yang kebanyakan candaan.

“(Durasi) dua jam itu untuk edukasi masyarakat dan jawab tuduhan masyarakat tentang banyak sensasi, terlalu banyak gimmick,” jelas Dahnil.

Mengenai Penjabaran Visi Misi Prabowo-Sandi Lebih Baik Dari BPN
Mengenai Penjabaran Visi Misi Prabowo-Sandi Lebih Baik Dari BPN

Penjabaran visi-misi Capres Cawapres di fasilitasi oleh KPU. Memang pada awalnya visi-misi tersebut disampaikan oleh timses, akan tetapi terdapat perdebatan mengenai siapakah yang akan menjabarkannya. Hal tersebut disetujui oleh Priyo Budi Santoso yang juga Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandi. Dia hampir menyetujui apabila timsesnya yang akan menjabarkan visi-misi tersebut.

“(Pasangan nomor urut) 01 dan 02 sepakat, tapi kemudian terjadi perbedaan tafsir siapa yang harus datang menjabarkan. Pihak kami pada menit terakhir mengusulkan agar diberikan keleluasaan calon presiden atau wakil presiden langsung selama waktu 2 jam menyampaikan visi dan misi,” pungkas Priyo di tempat yang sama.