Senin, 25 Maret 2019
NasionalPilpres 2019Politik

TERUS DISEBUT SEBAR HOAK OLEH ROMMY, BPN PRABOWO-SANDI BANTAH DENGAN TEGAS!

TERUS DISEBUT SEBAR HOAK OLEH ROMMY, BPN PRABOWO-SANDI BANTAH DENGAN TEGAS!
29views

Jakarta – Sudah mulai terasa panasnya suhu perpolitikan di Indonesia  saat ini, terutama sudah memasuki tahun 2019 ini yang berbarengan pula dengan debat perdana capres dimana semua berita-berita panas yang menyangkut kedua paslon capres ini sudah tak terhitung, apalagi yang namanya berita Hoak.

Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan (PPP), M Romahurmuziy menyebut, kubu Prabowo – Sandi hanya punya strategi hoaks untuk melawan kubu petahana. Menurutnya, kubu Prabowo-Sandi tidak pernah berhenti memproduksi hoaks.

“Percayalah ini adalah strategi lawan, sebab mereka hanya cuma bisa membangun isu. Kekuatan mereka di ‘darat’ jauh berkurang dibanding tahun 2014 lalu,” kata Rommy saat memberikan sambutan dalam harlah PPP ke-46 di Kantor DPP PPP Jakarta Pusat, Minggu malam (6/1/19).

Rommy mencontohkan, setelah memproduksi berita bahwa Ratna Sarumpaet dipukul dan terbukti itu hoaks, kubu Prabowo-Sandi kembali membuat hoaks lainnya.

Dahnil Anzar Simanjuntak selaku koordinator Jubir BPN Prabowo-Sandi , menegaskan pihaknya merupakan korban kebohongan Ratna Sarumpaet, bukan pencipta berita bohong (hoaks).

TERUS DISEBUT SEBAR HOAK OLEH ROMMY, BPN PRABOWO-SANDI BANTAH DENGAN TEGAS!
TERUS DISEBUT SEBAR HOAK OLEH ROMMY, BPN PRABOWO-SANDI BANTAH DENGAN TEGAS!

“Menurut saya, kami adalah korban kebohongan Ratna Sarumpaet, jadi tentu kami serahkan sepenuhnya proses sosial dan proses politik maupun hukum terkait dengan Ratna Sarumpaet,” ucap Dahnil di Jakarta, Kamis (4/10/2018).

Gamal Albinsaid jubir Tim BPN Prabowo-Sandi juga ikut berpendapat bahwa persoalan ekonomi akan lebih berdampak pada tingkat elektabilitas. Sementara kasus hoax hanyalah masalah pribadi.

“Jadi yang perlu disampaikan, isu ekonomi yang dirasakan puluhan juta, ratusan juta masyakarat jauh lebih berdampak dibanding kasus hoax yang kemarin menyebar yang notabene kami dari pihak Koalisi Adil Makmur jadi korban juga. Sehingga saya anggap isu itu tidak akan terlalu mempengaruhi karena dia tidak berdampak kepada personal ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Benar kita sepakat masyarakat harus bisa menyaring berita yang ada, apakah itu benar atau hoak. Yang jadi pertanyaan sekarang adalah siapa yang benar-benar menyebar berita hoak sampai saat ini, sudahlah jangan terus menerus membuat suasana menjelang pilpres ini menjadi tinggi tekanannya, karena masyarakat menginginkan suasana yang tenang dan damai. Jangan coba-coba memancing di air keruh, nanti akan terkena pada dirinya, itu pasti.