Senin, 14 Oktober 2019
NasionalPilpres 2019Politik

Prabowo Sindir Pemerintahan Saat Ini Karena Kurangnya Pasokan Bahan Pokok Serta Amunisi Negara

Prabowo Sindir Pemerintahan Saat Ini Karena Kurangnya Pasokan Bahan Pokok Serta Amunisi Negara
116views
Jakarta – Dalam acara Pidato Kebangsaan yang diselenggarakan di Plenarry Hall Jakarta Convention Centre pada Senin malam (14/01/19), Prabowo Subianto mengkritik berbagai pernyataan yang menyebutkan bahwa Bangsa Indonesia hanya akan bertahan selama seribu tahun lagi. Karena pernyataan tersebut membuat Prabowo ragu akan pernyataan tersebut. Karena pasalnya saat ini saja keadaan negara sudah mulai banyak mengalami kerusakan.
Dan Prabowo mengistilahkan keadaan yang dialami bangsa Indonesia merupakan keganjilan atau Paradoks. Yang memiliki arti Negara yang kaya akan hasil buminya tetapi masih banyak rakyatnya yang hidup dengan kemiskinan dan kesengsaraan.

Diambil dari salah satu perkataan dalam Pidato Kebangsaan Prabowo bahwa¬† “Ada yang mengatakan jangan pesimis harus optimis. Indonesia katanya akan bertahan seribu tahun lagi,” ucap Prabowo. Prabowo menyinggung pemerintahan saat ini yang dirasanya telah mengalami kerusakan.

Prabowo Sindir Pemerintahan Saat Ini Karena Kurangnya Pasokan Bahan Pokok Serta Amunisi Negara
Prabowo Sindir Pemerintahan Saat Ini Karena Kurangnya Pasokan Bahan Pokok Serta Amunisi Negara

“Saudara-saudara, saya tanya apakah negara yang tidak bisa membayar rumah sakit, yang tidak mampu menjamin makan untuk rakyatnya, yang tidak mampu punya militer yang kuat yang, bisa bertahan seribu tahun? Jangan-jangan 10 tahun saja sudah setengah mati kita,” ujar Ketua Partai Gerindra tersebut.

Prabowo menyinggung mengenai cadangan bahan bakar minyak nasional yang menurut penilaian Prabowo hanya mampu bertahan selama 20 hari saja. Tak hanya mengenai bahan bakar saja tetapi pasokan cadangan bahan pokok beras, yang tak lebih dari tiga juta ton. Hal tersebut juga berdasarkan kutipan dari Menteri Pertahanan Pemerintahan saat ini yakni Ryamizard Ryacudu, bahwasannya dirinya pernah mengatakan bahwa pasokan peluru yang dimiliki angkatan bersenjata Indonesia hanya dapat digunakan dan bertahan selama 3 hari saja apabila terjadi perang.

“Menteri Pertahanan yang sekarang pun mengatakan, jika perang, Indonesia hanya mampu bertahan tiga hari karena peluru kita hanya cukup untuk tiga hari perang. Ini bukan kami yang menyampaikan, tapi pemerintah sendiri,” pungkas Prabowo.

Prabowo-Sandi akan berusaha apabila koalisinya menangi Pemilihan Presiden 2019 maka dirinya akan membenahi permasalahan terseut. Karena Prabowo yang juga sejatinya mantan Jenderal sudah mengetahui apa-apa saja yang harus dilakukan seorang prajurit Indonesia untuk melindungi bangsa Indonesia dari ancaman-ancaman dari luar yang dapat menghancurkan Indonesia.