Rabu, 19 Juni 2019
NasionalOpiniPilpres 2019

PRABOWO DI TUDUH SEBAR INFO HOAKS, FAKTANYA JATENG LEBIH BESAR DIBANDING MALAYSIA

PRABOWO DI TUDUH SEBAR INFO HOAKS, FAKTANYA JATENG LEBIH BESAR DIBANDING MALAYSIA (monitorkini.com)
76views

Jakarta – Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto dituduh hoax telah menyebut Jawa Tengah lebih luas dari Malaysia. Tetapi setelah dicek ulang videonya, ternyata Prabowo menyebut “lebih besar” bukan “lebih luas.”

“Kami menilai perlu ada langkah-langkah yang lebih kongkret, praktis dan segera. Sebagai contoh, bagaimana bisa seorang Gubernur gajinya hanya 8 juta. Kemudian dia mengelola provinsi umpamanya Jawa Tengah yang lebih besar dari Malaysia. Dengan APBD yang begitu besar,” kata Prabowo dalam debat capres perdana, Kamis (17/1/2019) malam yang digelar di Hotel Bidakar, DKI Jakarta.

Sekjen PPP Arsul Sani pun turut menggunjingkan pernyataan Prabowo tersebut. “Jokes Siang lho 😀 PM Malaysia Mahathir Mohamad akan panggil Dubes RI untuk Malaysia, guna tegaskan bhw luas wilayahnya jauh lbh besar dari Jateng. “Saya khawatir terjadi salah persepsi ttg batas2 negara yang berpotensi memicu konflik,” kata Mahathir,” kicaunya melalui akun Twitter @arsul_sani, Jumat (18/1/2019) siang.

Atas peristiwa itu, Koordinator Juru Bicara BPN Prabowo-Sandi Dahnil Anzar Simanjuntak meluruskan pernyataan tersebut agar tidak terjadi kontroversi.

“Bang Arsul kok Hoax sih? Emang ada statement Pak @prabowo menyebut luas wilayah? Yg ada jateng lebih besar dibandingkan Malaysia. Penduduknya lebih besar 34 juta, Malaysia 31 juta. Jd tdk ada spesifik menyebut luas. 😀. Begitu lho bang” kata Dahnil melalui akun Twitter pribadinya, @Dahnilanzar.

“Dibagian mana Pak Prabowo menyebut luas daerah? Yg benar, adalah besar. Jateng memang lebih besar dibandingkan Malaysia dr sisi Penduduk Jateng lebih dari 34 juta sedang malaysia 31 juta. Pemimpin itu tak butuh contekan, karena sdh dia baca sejak awal,”kata Dahnil yang juga mantan Ketum PP Pemuda Muhammadiyah ini.

Atas pernyataan Dahnil tersebut, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Prabowo menyebut hal itu sudah diklarifikasi, sehingga perdebatan soal tersebut dinyatakan selesai. “Nah… ini sdh diklarifikasi yg dimaksud besar itu jumlah penduduk bukan luas wilayah. Diskusi selesai,”kata Ganjar dalam akun twitternya @Ganjarpranowo.

Berbagai kontroversi seputar pernyataan Prabowo tersebut dijawab oleh seorang kompasioner bernama Erwin Alwazir. Melalui tulisannya di Kompasiana.com berjudul “Prabowo Benar, Jawa Tengah Lebih Besar dari Malaysia!” Erwin mencoba menjelaskan akar persoalan yang menjadi viral tersebut.

Pernyataan Prabowo bikin heboh. Banyak yang tak terima ketika Prabowo menyatakan Jawa Tengah “lebih besar” dibanding Malaysia. Faktanya, kata mereka, luas wilayah Malaysia lebih besar dibanding Jawa Tengah. Sontak Prabowo dianggap asal cuap dan berwawasan rendah. Benarkah anggapan demikian?

Mari cek fakta. Kita mulai dari mengutip pernyataan Prabowo dalam debat perdana Capres-Cawapres yang digelar KPU, Kamis (19/01/2019)

“Sebagai contoh, bagaimana bisa seorang gubernur gajinya hanya Rp 8 juta? Kemudian dia mengelola provinsi umpamanya Jawa Tengan yang lebih besar dari Malaysia dengan APBD begitu besar.”

Jelas. Prabowo menyatakan “lebih besar” dan tidak pernah menyebut Jawa Tengah “lebih luas: dibanding Malaysia. Kata “lebih besar” yang dimaksudkan oleh Prabowo lebih bersifat administratif kewilayahan, bukan pengertian wilayah secara umum yang meliputi daratan dan lautan. Lebih fatal lagi jika disamakan dengan “luas”. Inilah kekeliruan utama mereka yang mengkritik Prabowo.

PRABOWO DI TUDUH SEBAR INFO HOAKS, FAKTANYA JATENG LEBIH BESAR DIBANDING MALAYSIA
PRABOWO DI TUDUH SEBAR INFO HOAKS, FAKTANYA JATENG LEBIH BESAR DIBANDING MALAYSIA

Mereka seenaknya mengartikan kata “lebih besar” itu sama dengan “wilayah yang diartikan Luas”. Silahkan buka buku teori matematika karya ilmuwan kelas wahid sekalipun. Anda tidak akan menemukan fakta bahwa “lebih besar” yang dilambangkan dengan “>” adalah sama dengan “Luas” yang dilambangkan dengan….

Cek sendiri satuan matematika untuk “luas” itu seperti apa. Jangan malas mikir!

Ok. Sekarang jelas. Lebih besar tidak boleh disamakan dengan wilayah atau luas. Kalaupun mau dikaitkan dengan wilayah, maka wilayah admistratif patokannya! Ingat, kita bicara anggaran, maka kaitannya dengan jumlah penduduk yang terdistribusi ke kabupaten/kota untuk pembagian wilayah administratif di Indonesia. Untuk Malaysia silahkan cek sendiri. Jangan malas mikir untuk kedua kalinya!

Sekarang kita cek fakta administratifnya.

Jumlah penduduk.

Malaysia : 30.697.000 jiwa (2015)

Jawa Tengah : 35.557.249 (2015)

Dari segi jumlah penduduk, faktanya memang : Jawa Tengah “lebih besar” dibanding Malaysia, bukan lebih luas!

Wilayah Administratif

Jumlah penduduk terdistribusi ke wilayah adminisratif. Cek faktanya.

Malaysia : Terdiri dari 13 negara bagian,

Jawa Tengah : Terdiri dari 35 Kabupaten/kota.

Dari segi administratif, Jawa Tengah “lebih besar” dibanding Malaysia, bukan lebih luas!

Dari segi jumlah kota atau setingkat kecamatan pun, Jawa Tengah tetap “lebih besar” alias lebih banyak dibanding Malaysia. Silahkan cek sendiri di peta.

Lalu di mana letak kekeliruan Prabowo dalam soal ini? Tidak ada sama sekali. Yang keliru itu adalah ketika anda menyatakan “lebih besar” itu sama dengan “luas”, lalu anda kaitkan dengan anggaran. Jelas keliru. Sebagai contoh, anggaran yang dikucurkan pemerintah untuk Papua dihitung berdasarkan jumlah penduduk dan cakupan wilayah admistratif, bukan luas, Mas bro.

Mari teliti sebelum mengkritisi!
(ngelmu,kompasiana)