Minggu, 26 Mei 2019
NasionalPilpres 2019Politik

Antusiasme Masyarakat Kumandangkan Takbir Saat Sambut Sandi Di Kota Dumai

62views

Dumai – Calon wakil presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno melakukan kampanye dialogis, yang kemudian di terima dengan Takbir dari ribuan masyarakat Kota Dumai. Ribuan masyarakat yang telah menunggu kedatangan Sandi itu telah memenuhi ruangan cafe Viva yang berlokasi di Jl. Ombak Kecamatan Dumai Kota.

Masyarakat tersebut telah memenuhi tempat di lakukannya kampanye mulai pukul 15.00 WIB, pada 4/3/2019. Kemudian Sandi bersama dengan rombongannya tiba di Kota Dumai pada pukul 17.30 WIB. Ketika Sandi bersama rombongan tiba di tempat kampanye, dengungan Takbir mendengung dari masyarakat Kota Dumai yang datang di dalam kegiatan tersebut.

“Allahu akbar… Allahu Akbar..” dengungan suara masyarakat yang menerima calon wakil presiden no urut 02 itu.

Dengungan Takbir tetap bergema dan mengantarkan Sandi sampai ke podium acara itu yang napak di penuhi oleh para relawan yang hadir. Sandi juga di dalam pidato kampanyenya, mengungkapkan, jika dia akan memberikan transformasi yang lebih baik untuk semua masyarakat di Indonesia. Hal tersebut akan di lakukannya bersama Prabowo bial nantinya dapat memenangkan Pilpres 2019 mendatang. Hal itu Sandi sampaikan saat berpidato di hadapan paar pendukungnya.

Antusiasme Masyarakat Kumandangkan Takbir Saat Sambut Sandi Di Kota Dumai
Antusiasme Masyarakat Kumandangkan Takbir Saat Sambut Sandi Di Kota Dumai (monitorkini.com)

“Insyallah semua visi misi saya bersama dengan pak Prabowo Subianto akan membawa masyarakat dan negara ini jauh lebih baik lagi,” tutur Sandi.

Johannes Tetelepta selaku Ketua Tim koalisi Adil Makmur Badan Pemenangan Daerah (BPD) Kota Dumai menyatakan, jika para pendukung yang datang di tempat di lakukannya kampanye seperti apa yang telah di asumsikan.

Dan dia juga menyebut, jika antusiasme yang di tunjukan oleh masyarakat yang datang di tempat kampanye itu, telah memperlihatkan jika masyarakat ingin adanya perbaikan untuk Indonesia menjadi lebih baik lagi untuk kedepannya.

“Kita memprediksi lebih dari 5000 masyarakat yang hadir, bisa kita lihat, untuk masuk kelokasi saja sulit,” tutup Johannes Tetelepta.