Rabu, 19 Juni 2019
NasionalPilpres 2019Politik

Tanpa Bantuan Tim Kampanye, Warga Patungan Buat Baliho Raksasa Prabowo-Sandi

Tanpa Bantuan Tim Kampanye, Warga Patungan Buat Baliho Raksasa Prabowo-Sandi (monitorkini.com)
73views

Medan – Relawan Prabowo-Sandi melakukan patungan uang untuk membuat alat kampanye untuk Prabowo-Sandi. Masyarakat di Kelurahan Kota Siantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, akan membuat dua baliho Prabowo-Sandi dari hasil patungan tersebut. Tindakan tersebut merupakan salah satu usaha untuk penegasan, jika pendukung Prabowo-Sandi di Sumatera Utara bukan merupakan pendukung bayaran maupun yang sering di katakan pasukan nasi bungkus.

Dan pembuatan baliho tersebut di lakukan tanpa ada sangkut paut ormas ataupun juga partai. Hal itu di sampaikan oleh Erikson, tokoh pemuda Kelurahan Kota Siantar, pada (02/04/2019) sore.

“Ini hasil uang kami sendiri, tanpa bantuan dari pengusaha, investor apalagi tim kampanye, ini ikhlas dari uang yang dikumpulkan oleh teman-teman untuk membuat baliho besar ini,” ungkap Erikson.

Erikson menilai, jika hal tersebut di lakukan tanpa menyindir hati orang lain, dengan membuat suatu tindakan yang tak dapat di di camput tangan dari siapa saja, namun dari hati yang tulus. Sebab, mereka yang mengharapkan adanya perubahan dalam berdemokrasi merupakan hal yang sangat wajar.

Tanpa Bantuan Tim Kampanye, Warga Patungan Buat Baliho Raksasa Prabowo-Sandi
Tanpa Bantuan Tim Kampanye, Warga Patungan Buat Baliho Raksasa Prabowo-Sandi (monitorkini.com)

“Kami ingin berdemokrasi yang berdaulat tanpa ada intervensi dari pihak atau instansi mana pun, ini murni perjuangan masyarakat bawah yang ada di kelurahan ini, jadi jangan digiring opini-opini negatif tentang kegiatan kami membuat baliho ini, karena ini murni hati kami yang ingin perubahan di negeri ini,” jelasnya.

Bukan baliho raksasa pasangan capres-cawapres no urut 02, Prabowo-Sandi yang berukuran 4×4 meter tersebut di pasang oleh mereka di simpang 4 Masjid Taqwa Kelurahan Kota Siantar. Namun mereka pun didirikan dalam satu baliho dengan memiliki ukuran yang sama di Jalan Sutan Kumala, dan lebih persisnya di depan Masjid Raya Kelurahan Kota Siantar. Hal itu di sampaikan oleh Sulhan yang merupakan orang yang memasang baliho tersebut.

“Ada dua baliho yang kami pajang ini, dan lokasi tempat pemajangan baliho ini murni juga diberikan warga kita tanpa ada kutipan sewa tempat,” tutup Sulhan.