Senin, 14 Oktober 2019
NasionalPilpres 2019Politik

Sandi : Kekeliruan Input Data Nggak Bisa Didiemin, Harus Ada Sanksinya

73views

Jakarta – Mantan wakil gubernur DKI Jakarta yang saat ini sebagai calon wakil presiden no urut 02 Sandiaga Salahuddin Uno mneyatakan, bahwa kekeliruan dalam melakukan input data hasil pemilu tak semestinya didiamkan. Menurut Sandi, harus ada hukuman bila terdapat dalam kesalahan perhitungan suara. Hal itu di sampaikan oleh Sandi saat berada di Insomniak Coffee and Lounge, Jalan Tarumanegara, Cireundeu, Ciputat, Tangerang Selatan, pada (25/4/2019).

“Kesalahan input data, nggak bisa, nggak bisa didiemin. Ada pernyataan-pernyataan, ya karena kelelahan lah, manusiawi, nggak bisa kayak gitu, nggak boleh, harus dikoreksi, harus ada sanksinya,” ungkap Sandi.

Dia menjelaskan, jika hal tersebut berulang secara terus-menerus, hal tersebut bukan lagi di katakan sebagai kesalahan. Namun, hal itu telah menjadi pola dalam menginput data yang salah. Sandi juga meminta agar kejadian tersebut dapat segera di perbaiki. Bukan hanya itu saja, dia meminta agar perhitungan suara tersebut dapat terus di kawal dan juga di jaga.

“Kalau ini menjadi repetitif terus-menerus bahwa terjadi kesalahan input data ini ya ini bukan lagi kesalahan, tapi sudah menjadi pola, menginput data yang salah. Jadi tolong diperbaiki, tolong dikawal, tolong pelototin, jangan sampai ada yang tidak ada yang tersalurkan suara yang amanah dari rakyat,” jelasnya.

Sandi : Kekeliruan Input Data Nggak Bisa Didiemin, Harus Ada Sanksinya
Sandi : Kekeliruan Input Data Nggak Bisa Didiemin, Harus Ada Sanksinya (monitorkini.com)

Dia menuturkan, bahwa dia akan berjuang hingga titik darah penghabisan untuk membuat pemilu jujur serta adil. Bahkan, rakyat pun turut serta mengawasi proses pemilu.

“Saya akan tetap berjuang sampai titik darah penghabisan untuk kita hadirkan pemilu yang jurdil. Jangan sampai teman-teman media sudah framing kalau menurut Sandi ini sudah jurdil, belum. Kita justru lagi memastikan bahwa ini akan jurdil dan adil,” tutur Sandi.

Sandi juga membantah bila adanya kabar soal keretakan hubungannya dengancalon presiden no urut 02 Prabowo Subianto. Dia menyatakan, bahwa berita tersebut hanya framing dan jangan pernah di percaya. Bahkan juga, kata dia, Prabowo sempat mengungkapkan kepadanya bahwa banyak yang berupaya untuk memecahbelah antara dia dan juga Prabowo.

“Untuk kami menyikapi kondisi saat ini, kami sangat positif, saya sangat optimis, Pak Prabowo juga optimis. Pak Prabowo menyampaikan banyak upaya yang memecah belah saya sama Pak Prabowo ya, itu biasa lah, namanya isu-isu framing jangan pernah percaya,” pungkasnya.