Minggu, 18 Agustus 2019
Nasional

Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Ternyata Tak Seorang Diri!

Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Ternyata Tak Seorang Diri! (monitorkini.com)
Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Ternyata Tak Seorang Diri!
74views

Kabag penum Divhumas Polri, Kombes Asep Adi Saputra mengucapkan bahwa hasil dari pemeriksaan terhadap RA 22 tahun, yakni pelaku bom bunuh diri di Pos Pantau Polisi Kartasura ternyata tak sendiri atau lone wolf.

“Jadi para penyidik setelah melakukan pengembangan terhadap tersangka RA yang semula dalam kondisi pengobatan dia tidak mengakui perbuatan-perbuatan secara terbuka, lalu kemudian dari hasil pemeriksaan yang intensif mendapat keterangan bahwa tersangka RA ini tidak melakukan sendiri,” ujar Asep di Humas Polri, Jakrta Selatan, pada hari Senin 10 Juni 2019.

Mengetahui hal tersebut, Densus 88 antiteror langsung melakukan pengembangan. Hasil dari pengembangan, Densus menangkap dua pelaku aksi teror lainnya. Penangkan di lakukan pada hari Minggu 9 Juni 2019.

“Pertama itu penangkapan dilaksanakan di daerah Lampung yang diamankan adalah tersangka AA alias Umar umur 30 tahun. Kemudian sebelumnya juga ditangkap di daerah Sukoharjo tersangka S umur 31 tahun,” ucapnya.

“Kedua tersangka ini merupakan bagian dari upaya pelaksanaan aksi bom bunuh diri di Kartasura tersebut yang pada tanggal 3 Juni lalu,” lanjutnya.

 

Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Ternyata Tak Seorang Diri!
Pelaku Bom Bunuh Diri Kartasura Ternyata Tak Seorang Diri!

Asep menuturkan jika peran dari kedua tersangka ini yakni AA berperan untuk mengetahui tentang rencana aksi yang akan di lakukan oleh RA. Yakni melakukan aksi upaya bom bunuh diri di depan Pos Pantau Kartasura.

“Kedua tersangka ini juga adalah merupakan bagian orang-orang yang turut secara bersama-sama merakit bom yang akan diledakan pada tanggal 3 Juni itu. Jadi secara keseluruhan Densus 88 telah berhasil mengungkap kasus ini yang di mana awalnya kita menyimpulkan inilah sebuah upaya lone wolf,” ujarnya.

Hasil dari pemeriksaan Densus, ketiganya tersebut ternyata merupakan para simpatisan Negara islam Irak dan Suriah (ISIS), yang bertabiat langsung kepada sang pimpinan ISIS, yakni Abu Bakar Al-Baghdadi.

“Jadi saat ini seluruh tersangka masih dalam pemeriksaan yang intensif oleh rekan-rekan Densus,” jelasnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah yakni Irjen Rycko Amelza Dahniel menjelaskan bahwa ledakan yang terjadi di pos polisi Kartasura tersebut di duga bom bunuh dari. Adapun pelakunya saat ini ialah dalam kondisi yang cukup kritis.

ledakan ini terjadi pada sekitar pukul 22.30-22.45 WIB, Senin 3 Juni 2019.

“Satu orang jadi korban juga pelaku,” ujar Rycko di lokasi kejadian, Selasa 4 Juni 2019.